Minggu, 29 Juli 2012

Kisah Jenaka Nazreddin-Pertengkaran Diatas Ranjang

Kisah Jenaka Nazreddin-Pertengkaran Diatas Ranjang

 

Satu tahun setelah iteri Nazreddin meninggal, ia menikah kembali dengan seorang janda. 

Ketika saat tidur malam tiba, dan mereka berdua telah berada ditempat peraduan, maka isteri baru Naztreddin menceritakan kepada Nazreddin tentang almarhum suaminya yang telah meninggal, ia mengatakan bahwa almarhum sauminya itu adalah seorang pria yang sangat-sangat baik sekali. 

Ketika giliran Nazreddin berbicara, maka Nazreddin juga menceritakan bahwa almarhumah isteri nya itu adalah seorang wanita terbaik yang pernah dikenal Nazreddin hingga saat ini. 

Mendengar cerita Nazreddin, maka sangat marahlah isteri baru Nazreddin ini, lalu mengatakan bahwa almarhum suaminya adalah jauh lebih baik daripada Nazreddin. Sebaliknya Nazreddin juga mengatakan hal yang sama tentang almarhumah isterinya.   

Akhirnya Nazreddin dan isteri barunya bertengkar, saling berebut mengatakan sesuatu yang lebih baik daripada almarhum suami dan almarhumah isteri mereka masing-masing.

Namun karena siteri baru Nazreddin ini bisa berbicara lebih cepat daripada Nazreddin, maka akhirnya isteri baru Nazreddin yang menang dalam pertengkaran ini. 

Saking marahnya Nazreddin, maka ditendangnya isteri barunya itu hingga jatuh kebawa ranjang. isterinya  jatuh dilantai kamar tidur mereka. Ke-esokan harinya, isterinya mengadukan perbuatan kasar Nazreddin kepada pengadilan. 

Ketika sidang pengadilan mulai, isterinya mengadukan kepada pak Hakim, bahwa Nazreddin telah berbuat kasar dan menendangnya sampai jatuh dari tempat tidur, ia jatuh dilantai dan mencederai kepalanya !
Ia mengatakan ini adalah perlakuan buruk Nazreddin terhadap dirinya.    

Maka Hakim bertanya kepada Nazreddin "Apakah engkau memang telah berbuat kasar terhadap isterimu, Nazreddin?"

"Tidak demikian, Yang Mulia, Nazreddin menjawab dengan hormat,"Sebetulnya kajadiannya adalah seperti ini, yang Mulia Pak Hakim . Ketika kami berbaring sambil bercerita dan ingin tidur, maka datanglah teman isteri saya dan ingin berbaring dan ikut tidur bersama kami. Kemudian datang pula seorang teman saya, dia juga ingin ikut berbaring dan tidur bersama kami. Dan akhirnya ditemat tidur kami ada empat orang berbaring bersama-sama. Makanya ketika saya bergerak sedikit saja, isteri saya ini telah terjatuh dari tempat tidur ke-lantai kamar tidur kami" 

"Oh demikan rupanya Nazreddin !?" jawab pak Hakim terbingung-bingung...

Pesan Moral

- Jangan pernah membandingkan kebaikan seorang terhadap seorang lainnya, karena setiap orang ada kebaikan dan kekurangannya sendiri
- No Body Perfect, hanya DIA Yang Maha Sempurna 
- Jangan berbuat kasar terhadap isteri atau suami sendiri, apapun yang terjadi, karena konsekuensinya adalah berhadapan dengan HUKUM !
- Waktu tidur, adalah saat yang tidak tepat bercerita hal-hal yang serius

Tidak ada komentar:

Posting Komentar