Sabtu, 04 Agustus 2012

Kisah Jenaka Nazreddin-Silahkan Makan, Bajuku

Kisah Jenaka Nazreddin - Silahkan Makan, Bajuku

Suatu malam Nazreddin diundang menghadiri pesta. SEbagai tetangga yang baik, dia pasti akan datang memenuhi undangan tetangganya itu. Nazreddin memilih sebuah baju tang tampaknya agak tua namun masih baik, karena ini adalah abju kesukaan Nazreddin. 
Ketika Nazreddin tiba ditempat pesta, tak  ada seorangpun dari [ihak tuan rumah yang menyambut dan menyapanya, bahkan tuan rumahnya tidak menuntunnya untuk mencari tempat duduk.. Maka segeralah Nazreddin pulang kerumahnya lagi.  Ia menukar baju tuanya itu dengann sebuah baju yang paling indah miliknya, dan kembali lagi e tempat pesta itu diadakan. 
Pada saat itu semua orang yang ada ditempat tersebut menyambutnya dengan hangat dan ramah, juga tuan rumah sengaja datang dan menuntunnya untuk mencari tempat duduk bagi Nazreddin sambil menawarkan semua makanan dan minuman yang ada padanya.
Nazreddin hanya duduk sebentar lalu berdiri dan membuka semua bajunya hanya tinggal baju dalamnya saja. Semua tamu pesta dibuatnya terheran-heran akan tingkah lakunya yang luar biasa ini. 
Kemudian diambilnya makanan dan minuman yang ditawarkan oleh tuan rumah kepadanya untuk diberikan kepada bajunya sambil berkata "Silahkan makan semua makanan dan minuman ini, karena ini disediakan untukmu"
Semua tamu heran akan perbuatan Nazreddin, salah seorang tamu bertanya kepada Nazreddin "Apa yang engkau perbuat, Nazreddin ? Apakah kamu sudah gila?" 
"Oh tidak, saya masih waras, saya hanya memberi makanan dan minuman untuk baju saya saja. Apakah kalian masih ingat, ketika saya datang dengan baju tua saya, tidak ada seorangpun yang memperdulikan saya, dan tuan rumah tidak menawarkan tempat duduk dan makanan apapun untuk saya. Tetapi ketika saya kembali lagi dengan bajuku yang indah ini, semua orang menyambutku dengan ramah dan tersenyum, tuan rumah menawarkan kepada saya tempat duduk dan semua makanan enak dan minuman ini. Maka kesimpulannya adalah bahwa tuan rumah hanya memberikan semua makanan dan minuman ini untuk baju saya saja bukan untuk saya" jawab Nazreddin ....  

Pesan Moral :

1. Supaya tidak menjadi kecewa, jangan menilai ego dan derajat diri kita terlalu tinggi 
2. Jangan menilai derajat, dan kehormatan seseorang hanya dari penampilan fisiknya saja
3. Sebelum bertindak agar supaya tidak menjadi kecewa nanti, coba mengerti dan memahami situasi dan kondisi dan kebiasaan masyarakat yang berlaku saat itu

 


2 komentar:

  1. wah, pak Leo nih top abis,
    banyak pesan moral bagus yang bisa kita petik disini
    makasih pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Pak Gamis Baru atas apresiasi tulisan ini, semoga bermanfaat bagi pembaca semua.

      Salam, Leo

      Hapus